Polusi Udara Kalimantan Barat Paling Parah di Indonesia Hari Ini – ISPU 136 (Tidak Sehat), Jakarta Masih Sedang (AQI 53–64)

Jakarta/Phnom Penh, 3 Maret 2026 — Kualitas udara di Indonesia hari ini masih bervariasi, dengan Kalimantan Barat menduduki posisi terburuk secara nasional. Menurut data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Databoks Katadata, pada pukul 18.00 WIB, Kalimantan Barat mencatat ISPU 136 (kategori tidak sehat). Pagi tadi (08.00 WIB), angka tersebut sempat mencapai 132, menjadikannya wilayah dengan polusi udara tertinggi di Tanah Air.

Penyebab utama adalah kombinasi kebakaran lahan (hotspot) yang masih aktif di wilayah Kalimantan, emisi industri, dan kondisi cuaca kering yang memerangkap polutan PM2.5. Beberapa kota di Kalimantan seperti Pontianak juga menunjukkan AQI tinggi (sekitar 73–110 menurut IQAir), dengan PM2.5 sebagai polutan dominan.

Sementara itu, di Jakarta, kualitas udara relatif lebih baik hari ini. Indeks Kualitas Udara (AQI) US berada di kisaran 53–64 (kategori sedang), dengan PM2.5 sekitar 8–10 µg/m³ (data IQAir dan AccuWeather pukul 06.00–09.00 WIB). Meski demikian, warga tetap diimbau waspada, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita asma, karena polusi bisa memicu ISPU mendekati tidak sehat jika cuaca stagnan. Beberapa sumber melaporkan hujan ringan di sebagian Jakarta membantu membersihkan udara sementara.

Update Regional & Nasional Hari Ini:

  • Kalimantan Timur sempat jadi yang terburuk kemarin (ISPU 151 pada 2 Maret), tapi hari ini turun meski masih tidak sehat di beberapa titik.
  • Jawa Timur dan Sumatera Selatan juga masuk 10 besar polusi tinggi, dengan AQI 80–90 di Surabaya dan Palembang.
  • Di Phnom Penh, Kamboja, kualitas udara hari ini baik hingga sedang (AQI sekitar 63–66 menurut IQAir), dengan PM2.5 di bawah standar nasional. Tidak ada lonjakan signifikan, meski musim kemarau sering memicu asap dari kebakaran lahan di sekitar Mekong.
  • Secara global, Beograd (Serbia) masuk 10 kota paling tercemar dunia hari ini (AQI >150), tapi Asia Tenggara relatif stabil dibandingkan musim kemarau puncak.

Dampak & Imbauan: Polusi udara tinggi dapat meningkatkan kasus ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) dan masalah pernapasan, terutama di wilayah dengan ISPU >100. KLHK dan BMKG mengimbau masyarakat:

  • Kurangi aktivitas luar ruangan jika ISPU tidak sehat.
  • Gunakan masker N95 saat di luar.
  • Pantau real-time melalui aplikasi IQAir, KLHK, atau situs BMKG.