Jakarta – Memasuki pekan ke-22 Liga 1 Indonesia musim 2025/2026, pasaran handicap (HDP) di situs taruhan lokal dan internasional kembali menunjukkan dominasi tim papan atas. Handicap.co.id mencatat, tim seperti Persib Bandung dan Persebaya Surabaya sering mendapat handicap -0.75 hingga -1.25 di laga kandang melawan tim papan tengah-bawah.
- Contoh pasaran terbaru (10 Maret 2026):
- Persib Bandung vs PSM Makassar: Persib -0.75 (odds 1.90–2.00)
- Persebaya Surabaya vs Borneo FC: Persebaya -0.5 (odds 1.85)
- Bali United vs Persija Jakarta: Bali United -0.25 (odds 1.95)
Analis Handicap.co.id menyebut, setelah kekalahan telak Persebaya dari Borneo FC (skor 1-4 pada pekan lalu), Bruno Moreira meminta pemain bangkit, tapi handicap tetap tinggi karena rekor kandang Persebaya yang kuat. Tim underdog seperti PSM dan Borneo sering jadi value bet di handicap +0.5/+1 karena performa away mereka solid.
Tren Handicap Asia 2026: Asian Handicap Tetap Raja, Over/Under Naik Tajam
Di pasar taruhan Asia (termasuk Indonesia via situs lokal), Asian Handicap (tanpa draw) masih paling populer karena mengurangi risiko seri. Handicap.co.id melaporkan:
- Handicap 0.5–1.0 paling sering dimainkan di Liga 1 (win rate ~58% untuk tim favorit).
- Handicap bola basket NBA dan EuroLeague juga ramai, dengan tim seperti Boston Celtics sering -8.5 hingga -10.5 di kandang.
- Tips dari pakar: Perhatikan faktor home/away, cedera pemain kunci, dan cuaca (untuk liga Eropa yang hujan deras).
Update Lain Terkait Handicap
- Di motorsport, FIA WEC resmi terapkan Success Handicap di kelas Hypercar mulai musim 2026 untuk menyeimbangkan tim LMH dan LMDh.
- Di billiard, turnamen Open Handicap Tournament Parkir dijadwalkan Februari 2026 di Jakarta, dengan bagan HC 3–4 yang sudah dibagi.
- Untuk sepak bola amputasi, Timnas Indonesia siap berlaga di International Challenge Cup 2026 Tokyo (Januari lalu), di mana “handicap” fisik jadi bagian cerita inspiratif, bukan taruhan.
Peringatan: Taruhan olahraga ilegal di Indonesia kecuali melalui platform resmi berizin. Mainkan secara bertanggung jawab, jangan melebihi kemampuan finansial.
